Minggu, 04 Desember 2011

Bab 1 olahraga lanjutan

Posted by Rizal n Ridho On 06.53 | No comments
Olahraga Atletik
Atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang
sangat penting karena mengandung gerakan-gerakan
dasar dari hampir semua cabang olahraga. Kegiatan
olahraga atletik bukan saja bermanfaat untuk
peningkatan kemampuan jasmani, tetapi juga
pembinaan rohani yang mencakup ketinggian mental
dan keluhuran budi. Aspek rohani ini mencakup nilainilai
yang diperlukan dalam kehidupan manusia seperti
kejujuran (sportivitas), disiplin, pantang menyerah,
semangat ksatria, saling menghormati, dan percaya
pada diri sendiri.
Induk organisasi atletik di negara Indonesia dikenal
dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang
muncul pada tanggal 3 September 1950 di Semarang.
Adapun nomor-nomor atletik sebagai berikut.
1. Nomor jalan dan lari
2. Nomor lompat
3. Nomor lempar
Kali ini kita akan membahas nomor lari jarak
pendek, lompat jauh gaya jongkok, dan tolak peluru gaya
menyamping.
1. Lari Jarak Pendek
Nomor-nomor lari jarak pendek yaitu: 100 m,
200 m, dan 400 m. Start yang digunakan pada nomor
lari jarak pendek adalah start jongkok. Start tersebut
terdiri atas start jongkok posisi pendek (bunch start),
posisi menengah (medium start), dan posisi panjang
(long start). Teknik lari jarak pendek yang akan dibahas
pada materi ini yaitu teknik start jongkok (crusched
start). Teknik-teknik dalam melakukan lari jarak pendek
dengan menggunakan start jongkok sebagai berikut.
26 Penjasorkes X
a. Teknik start (awalan)
1) Aba-aba ”bersedia”
a) Lutut kaki belakang diletakkan/ditempatkan
berjarak satu kepal sejajar dengan ujung kaki
depan.
b) Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu dan
letakkan di belakang garis start, dengan
pinggiran jari telunjuk dan ibu jari menapak di
tanah.
c) Pandangan lurus ke depan kira-kira 2,5 m.
Usahakan badan tetap rileks, berat badan
berada di kedua belah tangan.
2) Aba-aba “siap”
a) Angkat panggul ke arah depan atas dengan
tenang, sampai sedikit lebih tinggi dari bahu.
b) Berat badan lebih ke depan, kepala rendah leher
tetap kendor, pandangan ke bawah, lengan
tetap lurus dan siku tetap lurus.
c) Pada waktu mengangkat panggul, ambil napas
dalam-dalam.
d) Pusatkan perhatian pada aba-aba “ya”.
Gambar 1.23 Teknik start jongkok
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 27
3) Aba-aba “ya”
a) Ayun lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke
belakang kuat-kuat.
b) Kaki kiri menolak kuat-kuat sampai terkejang lurus.
Kaki kanan melangkah secepat mungkin, dan
secepatnya mencapai tanah.
c) Dari sikap jongkok berubah ke sikap lari, badan
harus naik sedikit demi sedikit. Jangan ada gerakan
ke samping.
d) Langkah lari makin lama makin melebar dengan
kecepatan penuh.
b. Teknik badan pada saat lari
Teknik badan pada saat lari sebagai berikut.
1) Kaki menolak sekuatnya sampai mengejang lurus,
lutut diangkat tinggi setinggi panggul, tungkai
bawah mengayun ke depan untuk mencapai
langkah lebar.
2) Usahakan agar badan tetap rileks, badan condong
ke depan membentuk sudut 25-30o terhadap lutut.
3) Lengan di samping tubuh secara wajar. Siku ditekuk
kira-kira 90o. Tangan menggenggam kendor,
gerakan atau ayunan lengan ke muka dan ke
belakang harus wajar, gerakan lengan makin cepat
berimbang dengan gerak kaki yang makin cepat
pula.
c. Teknik badan ketika memasuki garis finish
Teknik badan saat memasuki garis finish sebagai
berikut.
1) Jangan mengurangi kecepatan.
2) Masuk garis finish dengan togok terlebih dahulu.
3) Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, lalu
berusaha menghentikan langkah.
28 Penjasorkes X
Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 1.24 Teknik memasuki garis finish
d. Lari jarak pendek dengan menggunakan
peraturan yang dimodifikasi
Kalian telah mengenal teknik dan peraturan lari
jarak pendek. Peraturan lari jarak pendek bisa
dimodifikasi, misalnya dengan menggunakan teknik
start berdiri. Aba-aba “bersedia” posisi tubuh berdiri
fileks, aba-aba “siap” condong tubuh ke depan sehingga
berat badan lebih ke depan. Gerakan kaki dan tangan
menyesuaikan gerakan tubuh. Pada saat aba-aba “ya”
ayun lengan dan kaki ke depan dan belakang kuat-kuat
dan langkahkan secepat mungkin. Kalian pun dapat
memodifikasi peraturan lari jarak pendek dengan
mengubah jarak lari, misalnya 100 m menjadi 50 meter
atau 75 meter.
2. Lompat Jauh Gaya Jongkok (Tuck)
Lompat jauh merupakan salah satu cabang atletik.
Tujuan lompat jauh adalah melompat sejauh-jauhnya
dengan memindahkan seluruh tubuh dari titik-titik
tertentu ke titik lainnya dengan cara berlari secepatcepatnya
kemudian menolak, melayang di udara, dan
mendarat.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 29
a. Gaya-gaya dalam lompat jauh
Gaya-gaya dalam lompat jauh sebagai berikut.
1) Gaya jongkok (tuck)
2) Gaya lenting/menggantung (schnapper)
3) Gaya berjalan di udara (walking in the air)
b. Lapangan lompat jauh
Ukuran lapangan lompat jauh:
1) Panjang awalan 30-45 m.
2) Lebar awalan 1,22 m.
3) Panjang bak lompat 9 m.
4) Lebar bak lompat 2,75 m.
5) Jarak bak lompat dengan balok tolakan 1 m.
6) Balok tolakan panjang 2,75 m, lebar 20 cm, dan
tebal 10 cm.
Pada materi lompat jauh kali ini akan membahas
tentang teknik lompat jauh gaya jongkok (tuck). Teknikteknik
dalam melakukan lompat jauh gaya jongkok
(tuck) sebagai berikut.
a) Awalan
(1) Lari secepatnya tanpa mengubah langkah
dengan memperpanjang atau memperpendek.
(2) Menambah kecepatan lari sedikit demi sedikit
pada waktu akan menumpu/melakukan
tolakan.
Gambar 1.25 Lompat jauh
2,75 m
9 m 45 m
1,22 m
1 m
30 Penjasorkes X
b) Tolakan/tumpuan
(1) Tolakan dilakukan pada salah satu kaki yang
terkuat, kaki jangan melebihi papan tolak.
(2) Ayunkan paha ke posisi horizontal dan
dipertahankan.
(3) Luruskan sendi mata kaki, lutut, dan pinggang
pada waktu melakukan tolakan.
(4) Bertolaklah ke depan atas.
(5) Sudut tolakan 45o.
c) Melayang di udara
(1) Dari posisi lepas tolakan, angkat kaki tumpuan
sehingga sejajar dengan kaki satunya.
(2) Pada saat posisi badan di udara, kedua kaki
sedikit ditekuk hingga posisi badan berada
dalam sikap jongkok. Posisi lengan tetap rileks
di depan badan.
(3) Lakukan persiapan pendaratan.
d) Mendarat
(1) Dari posisi melayang siap mendarat, kedua kaki
diacungkan ke depan, bersamaan dengan itu
kedua lengan diluruskan ke depan agar pada
saat kontak dengan tanah badan tidak
terjungkal.
(2) Mendarat dengan kedua kaki bersama-sama
dengan kedua lutut ditekuk agar dapat
mengeper sewaktu kaki jatuh ke tanah.
(3) Menjaga keseimbangan badan jangan sampai
badan jatuh ke belakang/pantat jatuh ke tanah.
c. Lompat jauh gaya jongkok dengan
peraturan yang dimodifikasi
Peraturan permainan olahraga lompat jauh gaya
jongkok dapat dimodifikasi dengan memperpendek
panjang lintasan lari. Misalnya dari panjang awalan 30-
45 meter menjadi 20-25 meter.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 31
3. Tolak Peluru Gaya Menyamping (Orthodox)
Ada dua macam gaya dalam tolak peluru, yaitu gaya
menyamping (orthodox) dan gaya membelakang
(o’brien). Pada materi kali ini akan membahas teknik
tolak peluru gaya menyamping (orthodox).
a. Teknik memegang dan meletakkan peluru
Teknik memegang dan meletakkan peluru sebagai
berikut.
1) Jari-jari renggang, jari kelingking ditekuk di
samping peluru berfungsi untuk menahan peluru
agar tidak bergeser dari tempatnya. Cara ini
digunakan bagi yang memiliki jari-jari yang kuat
dan panjang (gambar A).
2) Jari-jari agak rapat dan ibu jari berada di samping,
jari kelingking berada di samping belakang peluru
yang berfungsi untuk menahan peluru agar tidak
bergeser serta membantu menekan pada waktu
peluru ditolakkan (gambar B).
A B C
Gambar 1.26 Cara memegang peluru
3) Jari-jari agak renggang dengan ibu jari berada di
samping, berfungsi untuk menahan geseran ke
samping, kelingking di belakang peluru berfungsi
untuk ikut menekan pada waktu peluru ditolakkan.
Cara ini digunakan bagi yang memiliki jari-jari tangan
yang pendek dan kecil (gambar C).
32 Penjasorkes X
b. Teknik menolak peluru gaya orthodox
Teknik menolak peluru gaya orthodox sebagai
berikut.
1) Sikap awal: peluru dipegang dan diletakkan di atas
bahu di bawah dagu, atur posisi kaki dengan kaki
kanan ditempatkan di muka batas belakang
lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri
selebar badan dan segaris dengan arah lemparan,
bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan
menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah
lingkaran. Sewaktu kaki kanan mendarat badan
dalam keadaan makin condong ke samping kanan.
Bahu kanan lebih rendah daripada bahu kiri, lengan
kiri tetap pada sikap semula.
2) Cara menolak peluru: dari sikap awal tanpa
berhenti langsung diikuti dengan penolakan peluru,
jalannya dorongan pada penolakan peluru harus
satu garis dengan sudut lemparan 40o.
3) Sikap akhir: setelah menolak, membuat gerak
lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan,
bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki
kiri ditarik ke belakang demikian pula dengan
lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.
Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 1.27 Tolak peluru gaya menyamping (orthodox)
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 33
c. Ukuran peluru dan lapangan tolak peluru
Ukuran peluru dan lapangan tolak peluru adalah
sebagai berikut.
1) Peluru terbuat dari besi berbentuk
bulat dengan berat sebagai
berikut.
a) Putra : 7,26 kg.
b) Putri : 4 kg.
2) Ukuran lapangan berbentuk
lingkaran dengan diameter
dalam 2,135 m, perpanjangan
garis diameter kanan dan kiri
0,75 m, sudut sektor 40o.
L A


Olahraga Pencak Silat
Di Indonesia, pencak silat diatur
oleh IPSI (Ikatan Pencak Silat
Indonesia). Bersilat ialah istilah yang
diberikan pada seseorang yang sedang
berlaga dengan menggunakan seni
bela diri pencak silat. Persilat (Persekutuan
Pencak Silat Antarbangsa)
adalah nama organisasi yang
dibentuk oleh Indonesia, Singapura,
Malaysia, dan Brunei Darussalam
untuk mewadahi federasi-federasi
pencak silat di berbagai negara.
Teknik gerakan dalam melakukan
pencak silat adalah pembentukan sikap
dasar, pembentukan gerak dasar, teknik
dasar serangan, teknik dasar pembelaan.
Pada pelajaran kali ini yang akan kita
bahas tentang olahraga pencak silat
adalah pembentukan sikap dasar.
Pembentukan sikap merupakan
dasar dari pembentukan gerak, yaitu
meliputi pembentukan sikap jasmaniah dan sikap
rohaniah.
1. Sikap jasmaniah adalah kesiapan fisik untuk
melakukan gerakan-gerakan dengan kemahiran
teknik yang baik.
2. Sikap rohaniah adalah kesiapan mental dan pikiran
untuk melakukan tujuan dengan waspada, siaga,
praktis, dan efisien.
Pembentukan sikap dasar dalam pencak silat terdiri
atas berikut ini.
Perkembangan Pencak Silat
di Dunia
Pencak silat telah berkembang
pesat selama abad ke-20 dan telah
menjadi olahraga kompetisi di bawah
penguasaan dan peraturan pencak silat
Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa
atau The International Pencak Silat
Federation.
Pencak silat sedang dipromosikan
oleh pesilat di beberapa negara di seluruh
5 benua, dengan tujuan membuat pencak
silat menjadi olahraga olimpiade. Pesilat
mempro-mosikan pencak silat sebagai
kompetisi olahraga internasional. Hanya
anggota yang diakui pesilat yang
diizinkan berpartisipasi pada kompetisi
internasional.
Kini, beberapa federasi pencak
silat nasional Eropa bersama dengan
pesilat telah mendirikan Federasi
Pencak Silat Eropa. Pada tahun 1986
Kejuaraan Dunia Pencak Silat pertama
di luar Asia mengambil tempat di
Wina, Austria.
Infomedia
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 35
Sikap tegak 1-4
Sikap
salam/hormat
Sikap berdoa Sikap istirahat
a. Sikap berdiri
Sikap berdiri pada pencak silat ada tiga sikap.
1) Sikap berdiri tegak
a) Sikap tegak 1: berdiri tegak, kaki rapat, kedua
tangan dan lengan lurus di samping badan.
b) Sikap tegak 2: berdiri tegak, kaki rapat, kedua
tangan mengepal berada di samping pinggang.
c) Sikap tegak 3: berdiri tegak, kaki rapat, kedua
tangan mengepal di dada.
d) Sikap tegak 4: berdiri tegak, kaki rapat, kedua
tangan silang di dada.
e) Salam/menghormat: berdiri tegak, kaki rapat,
kedua telapak tangan dikaitkan di depan dada
(seperti gerakan menyembah).
f) Sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri:
berdiri tegak, kaki rapat, kedua tangan
ditengadahkan ke atas, kemudian telapak
tangan dirapatkan menyerupai gerakan
menghormat.
g) Sikap istirahat: berdiri dari sikap tegak, kaki
dibuka selebar bahu dengan kedua tangan
bersedekap di depan perut.
Gambar 1.29 Sikap berdiri pada pencak silat
2) Sikap berdiri kangkang
Sikap berdiri kangkang adalah sikap
dasar untuk langkah dan kuda-kuda, titik
pertemuan garis kedelapan arah menunjukkan
titik berat badan agar kedua kaki simetris.
Gambar 1.30 Sikap kangkang
36 Penjasorkes X
3) Sikap berdiri kuda-kuda
Sikap berdiri kuda-kuda adalah sikap dasar dengan
posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk
melakukan sikap dan gerakan bela-serang. Latihan ini
dilakukan dengan sikap tegak dan dua kepalan tangan
di pinggang. Sikap ini terdiri atas berikut ini.
a) Kuda-kuda depan yaitu dari posisi
berdiri kuda-kuda salah satu kaki
ditarik ke depan dengan lutut
tetap ditekuk, sedangkan kaki
lainnya di belakang dan berat
badan bertumpu di kaki depan.
b) Kuda-kuda belakang yaitu dari
posisi berdiri kuda-kuda salah
satu kaki berada di depan,
sedangkan kaki lainnya berada di
belakang dan berat badan
bertumpu di kaki belakang.
c) Kuda-kuda tengah yaitu sikap
kedua kaki melebar sejajar
dengan bahu dan berat badan
ditopang secara merata oleh
kedua kaki, dapat juga dilakukan
dengan posisi serong.
d) Kuda-kuda samping yaitu kudakuda
dengan posisi kedua kaki
melebar sejajar dengan tubuh
dan berat badan bertumpu di
salah satu kaki yang menekuk ke
kiri dan ke kanan.
e) Kuda-kuda silang depan dan
silang belakang yaitu dari posisi
sikap berdiri kuda-kuda tarik
salah satu kaki secara serong ke
depan kanan, atau kiri, atau ke
arah belakang kanan atau kiri.
Kuda-kuda depan
Kuda-kuda belakang Kuda-kuda tengah
Kuda-kuda samping Kuda-kuda
samping depan
Kuda-kuda silang belakang
Gambar 1.31 Sikap berdiri kuda-kuda
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 37
b. Sikap jongkok
Pada sikap jongkok ada dua macam yaitu sikap
jongkok dan jengkeng. Sikap jongkok dengan posisi
mencangkung yaitu pantat duduk pada ujung kedua
tumit, pinggang, punggung, leher, dan kepala tegak
lurus, pandangan mata ke depan, keseimbangan tetap
dijaga dengan baik.
c. Sikap duduk
Sikap duduk meliputi sikap duduk pada umumnya
dan sikap duduk sebagai dasar permainan bawah. Sikap
duduk terdiri atas empat sikap.
1) Sikap duduk 3) Sikap simpuh
2) Sikap sila 4) Sikap sempok/dempok
Gambar 1.32 Sikap duduk, sila, simpuh, sempok/dempok
d. Sikap berbaring
Sikap ini berfungsi untuk dasar menjatuhkan diri
dan sikap pembelaan. Sikap berbaring ada tiga bentuk.
1) Sikap berbaring telentang
2) Sikap berbaring miring
3) Sikap berbaring telungkup
Gambar 1.33 Sikap berbaring
Duduk Sila Simpuh Sempok/Dempok
Berbaring miring Berbaring telentang Berbaring telungkup
38 Penjasorkes X
e. Sikap khusus
Sikap khusus yang penting adalah tegak satu kaki.
Sikap tegak satu kaki merupakan dasar melatih
keseimbangan dan penting untuk gerak pembelaan
maupun serangan.
Gambar 1.34 Sikap-sikap khusus
Sikap khusus terdiri atas berikut ini.
1) Sikap tegak satu kaki, yaitu berdiri tegak dengan
hanya menggunakan salah satu kaki sebagai
tumpuannya.
2) Pancer bawah
3) Pancer telentang
4) Mengorak sila/lube
5) Sikap rimau/merangkak
6) Sikap monyet, gerakan menyerupai berjalannya
monyet, dan lain-lain.
f. Sikap pasang
Sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk
melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan
dilakukan pada awal serta akhir rangkaian gerakan.
Sikap tegak satu kaki
Pancer bawah
Mengorak sila/lube Sikap rimau merangkak Sikap monyet
Pancer telentang
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 39
Sikap pasang mempunyai unsur-unsur sebagai
berikut.
1) Sikap kuda-kuda
2) Sikap tubuh
3) Sikap tangan
Sikap pasang merupakan hal yang penting dalam
permainan dan pertandingan pencak silat. Sikap pasang
terdiri atas berikut ini.
1) Sikap pasang atas
2) Sikap pasang tengah
3) Sikap pasang bawah
Gambar 1.35 Sikap pasang atas
K u d a - k u d a
depan sejajar
Kuda-kuda
depan terputar
Sikap pasang dengan
jongkok ke depan
Sikap pasang dengan
jengkeng ke samping
Gambar 1.37 Sikap pasang bawah

Bab 1 olahraga

Posted by Rizal n Ridho On 06.50 | No comments
Permainan
dan Olahraga I
Gambar di atas adalah gambar pemain sepak bola profesional yang
sedang melakukan pertandingan sepak bola. Untuk menjadi pemain sepak
bola profesional membutuhkan latihan secara intensif dan sungguhsungguh.
Jika ingin menjadi pemain sepak bola profesional, kalian pun harus
berlatih sepak bola secara intensif
Pada bab ini kita akan mempelajari teknik dasar dan peraturan
olahraga sepak bola, bola voli, bola basket, softball, tenis meja, lari jarak
pendek, lompat jauh gaya jongkok, tolak peluru gaya menyamping, serta
pencak silat. Setelah mempelajari teknik dasar dan peraturan berbagai
cabang olahraga, kalian diharapkan mampu mempraktikkan keterampilan
permainan olahraga tersebut disertai nilai-nilai kerja sama, kejujuran,
menghargai orang lain, semangat, kerja keras, dan percaya diri.
Kata Kunci
1. Dribbling
2. Catching
3. Passing
4. Prasarana
5. Partner
6. Servis
7. Bounce pass
8. Base
9. Runner
10. Pitcher
11. Catcher
12. Stroke
13. Follow through
Sumber: www.opinimasyarakat, 26 Januari 2009
Gambar 1.1 Pertandingan sepak bola profesional
2 Penjasorkes X
Permainan olahraga sangatlah beragam. Di
antaranya cabang bola voli, bola basket, softball, atletik,
bela diri, dan masih banyak cabang olahraga lainnya
yang menarik. Masing-masing permainan olahraga
memiliki teknik dan aturan sendiri yang sebaiknya kalian
kuasai sebelum memainkan olahraga tersebut.
A. Permainan Bola Besar
Permainan bola besar adalah jenis permainan dalam
olahraga yang biasanya dilakukan secara beregu dan
menggunakan bola yang berukuran besar seperti sepak
bola, bola voli, dan bola basket. Untuk lebih jelasnya,
berikut ini kita bahas mengenai permainan bola besar.
1. Sepak Bola
Kali ini kita membahas beberapa bentuk formasi
latihan keterampilan bermain sepak bola, khususnya
teknik dasar mengoper dan menggiring bola.
a. Bermain sepak bola dengan keterampilan
menggunakan bentuk dan berbagai formasi
latihan
Bentuk-bentuk latihan keterampilan bermain sepak
bola antara lain sebagai berikut.
1) Latihan berkelompok
Latihan ini dilakukan apabila sarana (seperti: bola,
gawang, dan lain-lain) dan prasarana (seperti: halaman
sekolah, lapangan sepak bola) tidak memadai baik mutu
dan jumlahnya. Sebab sarana, prasarana, dan media
pembelajaran pendidikan jasmani merupakan faktor
yang menentukan berhasil atau tidaknya kegiatan
pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Adapun
bentuk-bentuk latihan secara berkelompok antara lain
sebagai berikut.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 3
a) Latihan dengan enam orang pemain
Caranya adalah enam orang pemain A, B, C, D, E,
dan F berdiri membentuk posisi lingkaran. Mereka saling
berhadapan ke pusat lingkaran dengan jarak masingmasing
+8 meter.
(1) A menendang bola ke arah C,
setelah menendang bola, A
segera lari menggantikan tempat
C.
(2) C menerima bola, bola ditendang
ke arah E, C segera lari
menggantikan tempat E.
(3) E menerima bola, bola ditendang
ke arah B, E segera lari
menggantikan tempat B.
(4) B menerima bola, bola ditendang
ke arah D, B segera lari
menggantikan tempat D. Dan
seterusnya D kepada F.
Demikian seterusnya.
Perhatikan gambar di bawah ini.
Perkembangan Sepak Bola
Organisasi sepak bola tingkat
dunia disebut FIFA (Federation
International Football Association).
Kira-kira pada tahun 1921 sampai
dengan tahun 1951 Tuan Rimet
menjadi ketua FIFA dan menetapkan
kejuaraan sepak bola dunia diadakan
setiap 4 tahun sekali. Selain itu, perlu
diketahui bahwa Persatuan Sepak Bola
Seluruh Indonesia (PSSI) terbentuk
pada tanggal 19 April 1930, yang
menjadi ketuanya pada waktu itu
adalahIr. Soeratin Sosrosoegondo.
Infomedia
Gambar 1.2 Latihan keterampilan bermain sepak bola
dengan enam pemain
A B
C
D
E
F
4 Penjasorkes X
b) Latihan dengan delapan orang pemain atau lebih
Caranya adalah delapan orang pemain A, B, C, D, E,
F, G, dan H. Pemain B, C, D, E, F, G, dan H berbaris
berhadap-hadapan dengan jarak antara 8 sampai 15 meter.
(1) Pemain A berfungsi sebagai pelatih. A menendang
bola kepada B (pemain yang berdiri paling depan)
dengan bagian dalam kaki kanan. B menerima bola
dengan bagian dalam kaki kiri, kemudian dengan
bagian dalam kaki kanan bola ditendang kembali
kepada A. B segera berlari ke belakang barisan
setelah menendang bola.
(2) Setelah B lari ke belakang barisan kemudian
dilanjutkan oleh pemain C yang berada di
belakangnya. Setelah semua pemain mendapat
giliran, pemain yang bertugas sebagai pelatih dapat
berganti-ganti.
Gambar 1.3 Latihan keterampilan bermain sepak bola dengan
delapan orang pemain atau lebih
2) Latihan dengan beberapa orang pemain
Latihan ini dilakukan apabila sarana (seperti: bola,
gawang, dan lain-lain) dan prasarana (seperti: halaman
sekolah, lapangan sepak bola) cukup memadai baik mutu
dan jumlahnya. Adapun bentuk-bentuk latihan dengan
A
B C
DE F G H
B
C D E F G H
A
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 5
beberapa orang pemain antara lain sebagai berikut.
a) Latihan dengan dua orang pemain
Caranya adalah dua orang pemain berdiri saling
berhadapan dengan satu bola, dengan jarak masingmasing
8 sampai 20 meter. Di tengah-tengah
dipancangkan dua buah bendera atau tiang pancang
dengan jarak masing-masing satu
atau dua meter sebagai gawang atau
sasaran.
(1) Masing-masing pemain menghentikan
dan menendang bola
dengan bagian dalam kaki kanan
ke arah teman pasangan-nya.
(2) Mula-mula jarak antara kedua
pemain 8 meter, makin lama
makin diperpanjang sampai 20
meter, dan jarak antara kedua
bendera dari 2 meter, makin
lama makin dipersempit menjadi
1 meter.
b) Latihan dengan tiga orang pemain
Caranya adalah tiga orang
pemain A, B, dan C berdiri
membentuk segitiga dengan jarak
masing-masing kurang lebih 8 meter
dengan satu bola. Tendangan ke
arah kanan (arah jarum jam).
(1) A menendang bola dengan
bagian dalam kaki kanan ke arah
B.
(2) B menerima bola dengan bagian
dalam kaki kiri, kemudian bola
ditendang dengan bagian dalam
kaki kanan ke arah C.
Gambar 1.4 Latihan keterampilan
bermain sepak bola dengan dua pemain
Gambar 1.5 Latihan keterampilan bermain
sepak bola dengan tiga pemain
A B
C
6 Penjasorkes X
(3) C menerima bola dengan bagian
dalam kaki kiri, dengan bagian
dalam kaki kanan bola ditendang
ke arah A dan seterusnya.
P e r m a i n a n
bola voli diciptakan
di kota Holyoke,
M a s s a c h u s e t t s ,
Amerika Serikat pada
tahun 1895 oleh
William G. Morgan.
Infomedia
Sumber: www.spfldcol.edu
Gambar: 1.6 William G. Morgan
2. Bola Voli
Bola voli adalah suatu permainan
yang dimainkan oleh dua
regu dan masing-masing regu terdiri
atas 6 orang pemain. Setiap regu
berusaha untuk dapat memukul dan
menjatuhkan bola ke dalam
lapangan melewati bagian atas
jaring atau net dan mencegah pihak
lawan dapat memukul dan
menjatuhkan bola ke dalam
lapangannya.
Pada permainan bola voli, setelah kalian menguasai
gerakan teknik dasar bermain seperti mengoper bola,
smes, servis, dan blok atau membendung serangan
lawan, ada beberapa teknik dasar yang sebaiknya kalian
kuasai untuk diterapkan. Pada permainan bola voli perlu
adanya latihan yang mendukung penguasaan gerak
dasar menuju ke keterampilan bermain secara
sederhana. Di bawah ini akan kita bahas tentang
beberapa bentuk formasi latihan untuk keterampilan
bermain bola voli.
a. Bermain bola voli dengan keterampilan
menggunakan bentuk dan berbagai formasi
latihan mengoper bola (passing)
Adapun bentuk-bentuk keterampilan latihan
bermain bola voli sebagai berikut.
1) Bentuk latihan pass bawah dan pass atas
a) Bentuk latihan secara per-orangan
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 7
(1) Dengan bantuan tembok/
dinding
Caranya adalah siswa membawa
bola dan melakukan pass
bawah/pass atas dengan cara
memantulkan bola ke tembok.
(2) Dilakukan di lapangan bebas
Caranya adalah siswa membawa
bola kemudian bola dipassing ke
atas baik pass bawah maupun
pass atas, usahakan bola tidak
sampai jatuh ke lantai.
Gambar 1.8 Latihan passing di lapangan bebas
b) Bentuk latihan dengan teman
(1) Dengan duduk telunjur
Latihan ini khusus untuk latihan pass atas. Caranya
sebagai berikut.
(a) Siswa duduk telunjur, teman berdiri dengan jarak
± 3 meter untuk melempar bola tepat di atas dahi
teman yang duduk telunjur.
(b) Setelah bola dilempar atau diumpan tepat oleh
teman yang berdiri, siswa yang duduk telunjur
segera mendorong bola ke depan atas.
A
Gambar 1.7 Latihan passing dengan
bantuan dinding
8 Penjasorkes X
(c) Latihan ini dilakukan berulang-ulang dan
bergantian dengan teman.
Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 1.9 Latihan pass atas dengan duduk telunjur
2) Bentuk latihan servis
a) Latihan servis penuh
Caranya adalah siswa saling berpasangan dan
berseberangan dengan dibatasi net/jaring di tengah
lapangan bola voli.
(1) Siswa yang melakukan servis berdiri di belakang
garis lapangan.
(2) Lambungkan bola dengan tangan kiri dan pukul
dengan tangan kanan. Saat memukul bola
diusahakan agar dapat menyeberang lewat di atas
net serta masuk di lapangan lawan.
(3) Sedangkan siswa temannya mengembalikan bola
dengan cara di-passing.
Gambar 1.10 Latihan servis penuh
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 9
b) Jumping service
Jumping service dilakukan dengan servis tangan
atas. Caranya sebagai berikut.
(1) Berdiri di daerah servis, boleh di belakang.
(2) Bola dipegang dengan dua tangan, lambungkan bola
kiri-kira setinggi 3 meter di depan badan.
(3) Ambil awalan melompat dan lompatlah setinggi
mungkin, lalu bola dipukul keras menghujam
dengan melecutkan pergelangan tangan secepatnya
hingga menghasilkan pukulan topspin seperti
melakukan smes.
Gambar 1.11 Latihan
jumping service
3. Permainan Bola Basket
Permainan bola basket dimainkan oleh dua regu dan
masing-masing regu terdiri atas 5 pemain. Setiap regu
berusaha untuk dapat memasukkan bola sebanyakbanyaknya
ke dalam keranjang lawan dan mencegah
pihak lawan untuk mendapatkan dan memasukkan bola
ke dalam keranjangnya.
Permainan bola basket diciptakan oleh James A.
Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther
Halsey Gulick seorang sekretaris nasional YMCA (Young
Men’s Christian Association). Di Indonesia bola basket
sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat. Induk
organisasi bola basket di Indonesia didirikan pada
tanggal 23 Oktober 1951 dengan nama PERBASI
(Persatuan Basket Ball Seluruh Indonesia). Pada tahun
1955 kepanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan
Bola Basket Seluruh Indonesia.
10 Penjasorkes X
a. Bermain bola basket dengan keterampilan
menggunakan bentuk dan berbagai
formasi latihan
Bentuk-bentuk keterampilan latihan bermain bola
basket sebagai berikut.
1) Kombinasi latihan operan pantulan (bounce pass)
dan menggiring bola (dribbling) dengan berbagai
teknik dasar melempar dan menggiring
Caranya pemain dibagi menjadi tiga baris berbanjar,
ketiga barisan membentuk posisi segitiga yang saling
berhadapan.
a) Pada latihan awal, jarak ketiga barisan masingmasing
6 meter, makin lama jaraknya makin
diperpanjang hingga 9 meter.
b) Frekuensi latihan makin lama makin dipercepat.
c) A1 men-dribble bola ke arah B1 kemudian bola
diberikan kepada pemain B1 dengan teknik operan
pantul, A1 segera lari ke belakang barisan B.
d) B1 menerima bola dan men-dribble-nya ke arah C1,
kemudian bola diberikan kepada pemain C1 dengan
teknik operan pantul, dan B1 segera lari ke belakang
barisan C.
e) C1 menerima bola dan men-dribble-nya ke arah A1,
kemudian bola diberikan kepada pemain A1 dengan
teknik operan pantul, dan C1 segera lari ke belakang
barisan A.
f) Demikian seterusnya, arah bola dan arah lari ke
kanan, searah jarum jam.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 11
Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 1.12 Latihan bounce pass dan dribbling secara berkelompok
2) Latihan kombinasi antara menggiring bola
(dribbling), lay up, merebut bola (rebound) dan
melempar bola dengan berbagai teknik dasar
menggiring, lay up, merebut bola, dan melempar
bola
Caranya adalah pemain dibagi menjadi tiga
baris berbanjar. Barisan pertama berdiri di belakang garis
tengah lapangan. Barisan kedua berdiri di tepi luar dekat
ring basket dan siap untuk me-rebound atau mengambil
bola. Sedangkan barisan ketiga juga sama dengan
barisan pertama, namun saling berseberangan.
a) Frekuensi latihan makin lama makin dipercepat.
b) Pemain A1 men-dribble bola kemudian melakukan
lay up, pemain A1 segera belari ke belakang barisan
B. Pemain B1 merayah bola atau mengambil bola
yang dimainkan oleh pemain A1 tadi. Kemudian B1
men-dribble bola ke arah pemain C1 dan
memberikan bola kepada C1. Pemain B1 segera lari
ke belakang barisan C. Kemudian pemain C1 mendribble
bola ke arah barisan A dan mengoper bola
kepada pemain yang paling belakang pada barisan
A. Pemain C1 segera lari ke belakang barisan A.
c) Dan seterusnya. Pemain pada barisan kesatu (A)
membawa bola. Lay up dilakukan dari arah kanan
ring basket. Dalam melakukan operan atau
12 Penjasorkes X
L A T I H A N
T UGAS
lemparan, teknik yang digunakan boleh bebas
memilih. Lakukan latihan secara berulang-ulang
sampai semua teknik dasar telah dikuasai dengan
benar.


Permainan Bola Kecil
Permainan bola kecil adalah jenis permainan dalam olahraga yang
bisa dilakukan dengan beregu maupun perorangan dan menggunakan bola
yang berukuran kecil seperti softball dan tenis meja. Untuk lebih jelasnya di
bawah ini kita bahas mengenai permainan bola kecil.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 13
1. Softball
Permainan softball pertama kali diciptakan oleh
George Hancock dari Amerika Serikat pada tahun 1887,
dan dimainkan pertama kalinya di negara bagian
Chicago pada tahun 1933. Pada tahun 1906 permainan
softball ini mulai dibuatkan peraturan permainan oleh
Lewis Robert, tetapi kemudian peraturan permainan ini
diperbaiki lagi oleh Mathew pada tahun 1916.
Permainan softball mulai dikenal di Asia ketika
diadakannya kejuaraan di Manila (Filipina) pada tahun
1968. Di negara Indonesia induk organisasi olahraga
baseball ini dikenal dengan PERBASASI (Persatuan
Baseball dan Softball Amateur Seluruh Indonesia).
a. Perlengkapan dan lapangan permainan
softball
Perlengkapan permainan softball
sebagai berikut.
1) Bola softball terbuat dari kulit
berwarna putih dengan berat 190
gram, berdiameter + 30 cm.
2) Stick untuk memukul terbuat
dari kayu sepanjang 40 cm.
3) Glove (sarung tangan besar yang
terbuat dari kulit).
4) Pitcher plate yaitu tempat injak
pitcher (pelambung bola).
5) Masker, leg protector, dan body
protector untuk pelindung tubuh
catcher (penangkap bola).
6) Base yaitu tempat hinggap pelari
(runner).
7) Uniform dan cap (kostum dan
helm) untuk pemukul/runner.
Gambar 1.13 Perlengkapan
permainan softball
Sumber: shop.mlb.com
14 Penjasorkes X
Lapangan permainan softball
berbentuk segi empat dengan
panjang sisi-sisinya 16,76 m. Jarak
dari pelempar (pitcher plate) ke home
base adalah 13,07 m. Ukuran tempat
pitcher plate adalah 60 × 15 cm.
Lapangan permainan dilengkapi
dengan 4 base atau home plate.
Home plate I, II, dan III terdapat di
pojok lapangan. Adapun home plate
IV adalah tempat memukul bola. Base berukuran 38 ×
38 cm dengan tebal 5 sampai 12,5 cm. Adapun home
base IV atau home plate berukuran 43 × 22 cm.
b. Teknik keterampilan dalam permainan
softball
Teknik gerakan yang harus dikuasai kalau ingin
bermain softball antara lain melempar bola, menangkap
bola, memukul, dan melakukan sliding. Sebelum
melakukan lemparan terlebih dahulu harus dapat
memegang bola dengan benar. Teknik memegang bola
dengan dua jari digunakan untuk pelempar yang
mempunyai ukuran jari-jari besar dan panjang.
Pegangan tiga atau empat jari digunakan untuk pelempar
yang mempunyai ukuran jari-jari kecil dan pendek atau
biasanya sering digunakan oleh wanita.
Perhatikan gambar berikut!
Gambar 1.15 Teknik memegang bola
Gambar 1.14 Lapangan softball
16,76m
68,58m 2,44m
2,57m
1 3 , 0 7
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 15
1) Melempar bola
Berbagai macam lemparan bola pada permainan
softball sebagai berikut.
a) Lemparan pitcher
Pitcher adalah seorang pelambung bola yang
bertugas melambungkan bola. Lemparan pitcher harus
berada di atas lutut dan di bawah dada pemukul atau
disebut dengan strike zone. Cara melakukan lemparan
sebagai berikut.
(1) Pertama pegang bola di tangan kanan, tangan kiri
memegang glove.
(2) Kaitkan kedua tangan dengan posisi bola di dalam
glove.
(3) Injak pitcher plate kemudian putar tangan yang
memegang bola satu putaran bahu penuh, dengan
bantuan pergelangan tangan lepas dan lemparkan
bola ke depan.
Perhatikan gambar berikut!
Gambar 1.16 Teknik lemparan pitcher
b) Lemparan antar-base
Lemparan ini dilakukan oleh semua penjaga baik
yang berkedudukan di lapangan dalam (in field) atau
penjaga base, dan di lapangan luar (out field). Adapun
teknik melempar bola antar-base terdiri
atas berikut ini.
(1) Teknik lemparan dengan ayunan
atas (overhand throw).
(2) Teknik lemparan dengan ayunan
samping (side arm throw).
(1)
(2)
16 Penjasorkes X
Gambar 1.17 Teknik lemparan antar-base
(3) (4)
(3) Teknik lemparan bawah (underhand throw).
(4) Teknik lemparan dengan lecutan tangan.
2) Teknik menangkap bola
Teknik menangkap bola harus dikuasai oleh semua
pemain penjaga. Pemain yang bertugas menangkap
bola adalah catcher dan penjaga base/lapangan,
termasuk pitcher.
a) Teknik menangkap bola untuk catcher sebagai
berikut.
(1) Posisi awal jongkok.
(2) Tangan kiri memakai glove
khusus catcher, dengan posisi
tangan menghadap ke depan
menyongsong gerakan bola yang
dilempar pitcher.
(3) Tangan yang lain membungkus
agar bola tidak lepas.
b) Teknik menangkap bola untuk penjaga lapangan/
base sebagai berikut.
(1) Teknik menangkap bola yang bergulir di tanah.
Caranya berikut ini.
(a) Buka kaki agak lebar.
(b) Bungkukkan badan 90o untuk bola pelan, atau
badan jongkok dengan salah satu lutut
menumpu tanah untuk bola cepat.
Gambar 1.18 Posisi jaga catcher
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 17
(c) Kedua tangan siap menangkap dengan tangan
kiri yang memakai glove berada di bawah
sedangkan tangan kanan melingkupi bola
dengan menutup telapak tangan agar bola tidak
lepas.
(2) Teknik menangkap bola lambung, caranya berikut
ini.
(a) Kaki dibuka selebar bahu dengan salah satu
kaki di depan.
(b) Badan tegak dengan pandangan ke arah
datangnya bola.
(c) Posisi tangan setinggi kepala.
(d) Tangan kiri yang memakai glove menyongsong
datangnya bola, sedangkan tangan yang lain
melingkupi bola agar tidak lepas.
(3) Teknik menangkap bola lurus, caranya sama dengan
menangkap bola lambung bedanya hanya pada saat
menangkap bola, posisi tangan ke depan dada.
3) Teknik memukul (batting)
Tujuan memukul dalam permainan softball antara
lain melewati atau mencapai base di depannya dengan
selamat, mencetak nilai kalau bisa melewati semua base
dengan selamat. Cara memukul dalam permainan
softball ini ada dua macam, yaitu memukul bola dengan
ayunan penuh (swing) dan memukul bola tanpa ayunan
(bunting).
Gambar 1.19 Memukul bola dengan dan tanpa ayunan
18 Penjasorkes X
Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat memukul
sebagai berikut.
a) Teknik memegang alat pemukul (grip), yaitu pegang
stik di bagian pegangan di atas knop, dengan posisi
ruas jari-jari kedua membentuk satu garis lurus.
b) Cara berdiri (stand), berdiri di dalam batter boxes
dengan kedua kaki kangkang, dengan berat badan
di kaki belakang.
c) Cara menggeserkan kaki depan (stride), yaitu pada
waktu akan mengayun stik, kaki depan digeser atau
dilangkahkan ke arah datangnya bola.
d) Cara mengayunkan stik (swing), yaitu ayunkan stik
dengan cara mendorong ke depan sambil
meluruskan siku. Sedangkan memukul bola tanpa
ayunan (bunting), dilakukan dengan cara memukul
bola perlahan agar jatuhnya tidak jauh dari tempat
pemukul itu sendiri.
e) Gerak lanjut (follow through), yaitu setelah
melakukan swing dengan impak bola yang benar,
maka memutar badan ke arah pukulan dengan
menjaga keseimbangan sebagai gerak lanjutnya.
4) Teknik sliding
Sliding adalah upaya menjangkau base dengan
cepat dengan cara meluncurkan dan menyentuhkan
anggota badan ke base. Berikut ini tujuan penggunaan
teknik sliding.
a) Untuk mengurangi laju lari ke arah base tanpa
kehilangan tempo lari antarbase dan dapat berhenti
tepat di atas base tersebut.
b) Untuk menghindar dari kejaran lawan sehingga
dapat mencapai base dengan selamat.
Ada tiga macam teknik sliding.
a) Teknik sliding lurus (straight leg slide).
b) Teknik sliding mengait (hook slide).
c) Teknik sliding dengan kepala lebih dahulu (headfirst
slide).
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 19
Teknik sliding lurus
Teknik sliding dengan kepala
lebih dahulu
Teknik sliding mengait
Gambar 1.20 Teknik-teknik sliding
Perhatikan gambar berikut!
2. Permainan Tenis Meja
Permainan tenis meja baru dikenal di negara kita
(Indonesia) kira-kira pada tahun 1930. Pada waktu itu
permainan tenis meja hanya dilakukan oleh orang-orang
Belanda saja, sebagai pengisi waktu luang atau untuk
rekreasi bagi orang-orang Belanda di balai-balai
pertemuan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
permainan tenis meja pada waktu itu belum dikenal oleh
masyarakat Indonesia.
Kira-kira tahun 1900 permainan tenis meja mulai
berkembang dan menyebar ke negara-negara di Eropa
Barat, Eropa Tengah, dan Amerika. Sedangkan ke negara
Asia adalah ke Tiongkok dan Jepang. Kemudian timbul
20 Penjasorkes X
gagasan untuk membentuk Federasi Tenis Meja
International yang terkenal dengan nama
Internationale Table Tennis Federation yang disingkat
ITTF. Federasi Tenis Meja di Asia
didirikan tahun 1952 dengan nama
Table Tennis Federation of Asia.
Sedangkan khusus di negara kita
(Indonesia) juga didirikan ikatan
tenis meja se-Indonesia pada tahun
1958 yang diberi nama PTMSI
(Persatuan Tenis Meja Seluruh
Indonesia) yang sebelumnya diberi
nama PPPSI (Persatuan Ping Pong
Seluruh Indonesia).
a. Peralatan dan lapangan (meja)
1) Kayu pemukul (bat)
Kayu pemukul terbuat dari kayu, berat, dan bentuk
tidak mempunyai ukuran tertentu. Sedangkan
ketentuan yang lain sebagai berikut.
a) Kayu pemukul harus berwarna tua atau pudar, tidak
boleh menyilaukan atau mengkilat.
b) Pemukul yang kedua bidangnya dilapisi oleh karet,
lapisan karet dan bintik-bintiknya yang menonjol
keluar tidak boleh melebihi 2 mm. Bila dilapisi lagi
dengan karet busa (sandwich), tebal seluruhnya tidak
boleh lebih dari 4 mm pada masing-masing bidang.
2) Bola
Bola terbuat dari bahan celluloid atau plastik
berwarna putih pudar dengan ukuran keliling 11,43 –
12,06 cm dan berat 2,40 – 2,53 gram. Dengan ketentuan,
jika bola dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm pada
permukaan meja, bola itu akan memantul kembali ke
atas setinggi 20 cm dan tidak boleh lebih dari 23 cm.
Gambar 1.21 Permainan tenis meja
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 21
3) Jaring atau jala (net) dan tiang
Jaring dipasang di tengah-tengah meja hingga
membagi lapangan atau meja menjadi dua bagian yang
sama besar.
Ukuran jala:
a) Panjang jala dan talinya 182 cm.
b) Tinggi (lebar) jala 15,25 cm.
c) Jarak tiang jala dengan meja masing-masing 15,25 cm.
4) Lapangan atau meja
Meja yang dipergunakan
berbentuk persegi empat dengan
permukaan rata dan berwarna tua/
pudar dan tidak boleh menyilaukan/
mengkilat.
Ukurannya:
a) Panjang meja (garis tepi)
= 2,74 m.
b) Lebar meja (garis ujung)
= 1,525 m.
c) Tinggi meja
= 76 cm.
d) Tebal garis tiap-tiap sisinya
= 2 cm.
b. Teknik bermain tenis meja
Teknik untuk bermain tenis meja sebagai berikut.
1) Teknik memegang bat (grip)
2) Teknik siap sedia (stance)
3) Teknik memukul bola (stroke)
4) Teknik melakukan pukulan awal (service)
Karena semua teknik dasar bermain tenis meja telah
dibahas pada kelas sebelumnya, maka materi buku ini
membahas tentang cara bermain tenis meja dengan
menggunakan peraturan yang berlaku.
Gambar 1.22 Lapangan tenis meja
m
22 Penjasorkes X
c. Cara bermain tenis meja
Permainan tenis meja dapat dilakukan sebagai berikut.
1) Single : putra atau putri (tunggal).
2) Double : putra atau putri (ganda).
3) Double campuran: yaitu ganda putra dan putri.
Cara memukul bola adalah bola harus memantul
dahulu satu kali pada bidang meja sendiri serta bola yang
dipukul itu harus melalui net lalu ke meja lawan.
Tidak boleh memukul bola langsung dan memukul
bola yang telah memantul dua kali pada bidang meja
sendiri.
d. Peraturan khusus bermain tenis meja
Peraturan khusus bermain tenis meja sebagai
berikut.
1) Memukul bola dilakukan dari belakang garis akhir/
ujung meja (bidang meja sendiri).
2) Bola harus terletak di atas telapak tangan yang
terbuka (4 jari rapat dan ibu jari terbuka). Jadi bola
itu tidak boleh dijepit atau dikepal.
3) Pada waktu akan memukul bola, bola itu harus
dilambungkan dahulu baru dipukul.
4) Bola yang dipukul harus jatuh dulu pada bidang
meja sendiri baru jatuh ke bidang meja lawan
dengan melalui set/jala/jaring.
5) Bola yang dipukul pada waktu servis kemudian
menyentuh net dan masuk pada bidang meja lawan
harus diulang.
6) Servis untuk double harus dilakukan di sebelah
kanan serta jatuhnya bola ke bidang meja lawan
harus diagonal/silang.
7) Urutan servis untuk double:
a) Pemain A1 memukul diterima oleh B1
b) Pemain B1 memukul diterima oleh A2
c) Pemain A2 memukul diterima oleh B2
d) Pemain B2 memukul diterima oleh A1
Begitulah seterusnya saling berganti.
Bab 1 Permainan dan Olahraga I 23
8) Bola out/keluar tidak boleh ditahan atau dipegang.
9) Pada permainan double, kedua pemain mengembalikan
bola berganti-ganti.
e. Cara mendapatkan nilai (score)
Seorang pemain akan mendapatkan satu angka bila
ia melakukan servis dengan baik atau mengembalikan
bola dengan baik, sedangkan lawannya tidak dapat
menerimanya atau mengembalikannya dengan baik,
(misalnya bola keluar atau perkenaannya tidak sah).
1) Pemain kehilangan nilai
a) Ia gagal membuat servis yang sempurna.
b) Lawan membuat servis yang sempurna atau
mengembalikan bola dengan sempurna, tetapi
ia tidak berhasil mengembalikannya dengan
sempurna.
c) Jika bat/pemukulnya atau apa saja yang
menyentuh net atau tiang net pada waktu bola
di dalam permainan (in play).
d) Jika bat/pemukul atau apa saja yang dipakai
atau dibawanya menggerakkan bidang
permainan (meja) pada waktu bola dalam
permainan (in play).
e) Jika tangan bebasnya menyentuh bidang
permainan/meja pada waktu bola dalam
permainan.
2) Perhitungan nilai (point)
a) Setiap game dimenangkan oleh pemain atau
pasangan lawan.
b) Setiap game dimenangkan oleh pemain atau
pasangan yang telah terdahulu mencapai nilai
21 kecuali bila terjadi duece.
c) Bila kedua belah pihak mencapai nilai sama,
misalnya 20 lawan 20 (duece) maka yang
menang adalah yang terdahulu dapat melebihi
2 angka.
d) Di dalam duece, perpindahan bola dilakukan
setelah mencapai nilai ataupun tidak, tetapi
bola harus pindah/berganti.
24 Penjasorkes X
f. Bermain tenis meja dengan peraturan yang
dimodifikasi
Kalian telah mempelajari beberapa teknik bermain
tenis meja. Apakah kalian telah mampu menerapkan
teknik bermain tenis meja yang telah kalian pelajari?
Selain peraturan-peraturan di depan kalian dapat
menerapkan teknik-teknik tersebut dengan menggunakan
peraturan-peraturan yang telah dimodifikasi.
Peraturan-peraturan yang telah dimodifikasi misalnya
sebagai berikut.
1) Pertandingan dilakukan di lapangan tenis meja dan
menggunakan peralatan tenis meja.
2) Skor akhir pertandingan adalah 15. Sistem penilaian
tidak menggunakan sistem penilaian reli poin.
Perolehan poin diperoleh oleh pemain yang
melakukan servis jika lawannya melakukan
kesalahan saat mengembalikan bola.
3) Permainan dilakukan dengan sistem tunggal
(1 lawan 1).

Posted by Rizal n Ridho On 06.46 | No comments

Posted by Rizal n Ridho On 06.01 | No comments
z4)Prasasti kota Kapur n Karang berahi
      isi prasasti mbwa pd ksimpulan :
a)Prasasti kedukan bukit,talang tuo,telaga batu yg ditemukan di dkt palembang mnceritakn brdirinya krajaan sriwijaya pd thn 683 M
b)Prasasti kota kapur n karang berahi yg dtmukan di Bangka n Jambi mncritakn wilayah kekuasaan Sriwijaya smpai ke pulau bangka n Melayu 
Ciri2 umum dlm sejarah
1.
pristiwa sejarah itu abadi
2.
pristiwa sejarah itu unik
3.
pristiwa sejarah itu penting



Sejarah mempunyai sifat yg spesifik dibanding ilmu lainya antara lain :
1)Masa lalu yg dilukiskan scr urutan wkt/kronologis
2)Adanya hubungan sebab akibat/ kausalitas
3)Pristiwa sejarah myangkut masa lampau,masa kini,masa yg akan datang
4)Kebenaran brsifat smentara(hipotesis) yg akan gugur apbila ditemukan data pmbuktian yg baru

Ilmu bntu sejarah :
1)Arkeologi : pninggalan sejarah purbakala
2)Numismatik : mata uang
3)Geologi : komposisi,stuktur, & sejarh bumi
4)Palaeologi : lingkungan alam zaman purbakala
5)Antropologi : kebudayaan manusia


6) Ceramologi : ilmu yg mpelajari ttg keramik
7) Ekonografi : ilmu yg mpelajari ttg patung
8) Epigrafi : ilmu yg mpelajari tulisan kuno
9) Fitologi : ilmu yg mpelajari bhasa dr brbagai bangsa

Sejarah sbg peristiwa :
Peristiwa : sebuah gerak yg trjd pd suatu masa & mgakibatkan peristiwa lainnya.
Peristiwa dlm cakupan sejarah : sgala s’suatu yg tlah brlangsung pd wktu yg tlah lalu & mnimbulkn akibat pd khidupan mnusia pd wktu itu & masa setelahnya.

Contoh
1)Peristiwa perang yg disebabkn oleh konflik militer yg tdk dpt diselesaikn 2 negara yg bersengketa
2)Peristiwa politik merupakn peristwa khidupan mnusia yg brkaitan dgn kekuasaan
3)Peristiwa ekonomi mrupakn peristiwa yg mgambarkan kegiatan masy yg brkaitan dgn aspek2 ekonomi
4) Peristiwa keluarga

Kesimpulan
Peristiwa sejarah pd dsrnya mrpkn s’suatu yg obyektif & suatu kenyataan,kjadian,aktualitas yg bnr2 trjd pd masa lalu


1)Edward Hallet Carr sejarah adalah suatu proses interaksi terus mnerus antara sejarawan dgn fakta2 yg ada padanya,suatu dialog tiada henti2nya antara masa skarang & masa silam
1
n2) Robert V. Daniels, sejarah adalah kenangan pengalaman manusia
n3) J. Bank, sejarah adalah semua peristiwa masa lampau,sejarah dpt mbantu manusia untuk memahami perilaku mnusia pd masa lampau,masa sekarang,n masa akan datang
n4) Taufik Abdullah sejarah hrs di artikan sbg tindakan mnusia dlm jangka wkt t’tentu pd msa lampau yg dilakukan di tmpat t’tentu

n5) Muh. Yamin : sejarah adalah ilmu pengetahuan umum yg berhubungn dgn crita bertarikh sbg hsil pnafsiran kjadian2 dlm masy manusia pd wkt yg tlah lampau/tanda2 yg lain
n6) Moh. Ali ( dlm buku pngantr Ilmu Sejarah ) menyatakn sejarah adalah :
    a) jumlah perubahn2,kjadian/pristiwa dlm kenyataan di skitar kita


n  b) cerita ttg perubahan2,kjadian/pristwa dlm kenyataan di skitar kita
n  c) ilmu yg bertugas menyelidiki perubhan2 kjadian & pristiwa dlm kenyataan di skitar kita
  7) W.J.S. Poerwadarminta dlm KUBI mengunkapkan sejarah adalah :
      a) silsilah/ asal-usul


nb) kjadian/pristiwa yg bnr2 trjd pd msa lampau
n c) ilmu,pgetahuan, crita plajaran ttg kjadian/pristiwa yg bnr2 trjadi
8) Sidi Gazalba, sejarah adalah gmbaran masa lalu ttg mnusia & skitarnya sbg makhluk sosial yg disusun scr ilmiah & lengkap, mliputi urutan fakta masa trsbut dgn taksiran & pnjlasan yg mbrikan pgrtian & kpahaman ttg apa yg tlah brlalu itu


9) R.G. Collingwood : sejarah adalah sjenis bntuk pnelitian/suatu penyiasatan ttg perkara2 yg tlah dilakukan o/ manusia pd masa lampau
10) Herodotus : sejarah adalah satu kajian u/ mncritakn satu kitaran jtuh bngunnya seseorang tokoh,masy,& pradaban


11) Aristoteles : sejarah merupkan satu sistem yg mengira kjadian trsusun dlm bntuk kronologi & smua pristiwa masa lalu mempunyai catatan & bukti2 yg kuat
12) Ibnu Khaldun : sejarah adalh catatan ttg masy umat mnusia/pradaban dunia & ttg perubhan2 yg trjd pd watak masy. itu

n13) Beverley Southgate : suatu studi masa lampau,
n14) Robin Wink : studi ttg manusia dlm khidupan masy.
n15) Sir Charles Fith : rekaman perubahan masy.yg terus mnerus

16) John Tosh : memori kolektif, sumber pengalaman melalui pengembgn suatu rsa identitas sosial & prospek orang2 pd masa yg akan dtang

Kesimpulan
Sejarah adalah studi ttg mnusia sbg individu & klompok dlm konteks wktu & ruang
Sejarah adalah studi ttg kehidupn masy.yg sll mgalami perubhn


1) kegunaan edukatif (mberi pendidikan)
      mnrt C.P Hill fungsi pgajarn sejarah   adlh :
    a) mmuaskn rsa ingin tahu mgenai orang lain,para pahlawan,&membangkitkn kekaguman ttg khidupn pd msa lampau
    b) mwariskn kebudyaan umat mnusia
    c) mbantu mgembangkan rsa cinta tanah air di kalangan para siswa
Pristiwa sejarah memiliki nilai2 brharga bagi kehidpn diantaranya adalh :
Nilai kebenaran : perlawanan para pjuang u/mnegakkan kebenaran yaitu mmperjuangkan kmerdekaan
Nilai keadilan : ketika bertindak hrs bersikap adil apalg jika mnjd seorang pemimpin
Nilai kejujuran : pd umumnya pguasa yg mnindas adlh penguasa yg tdk jujur

Nilai keberanian : dlm mprjuangkn cita2 yg positif, keberanian u/mnjd bangsa yg maju
Nilai rela berkorban : brjuang bkn hanya u/ dri sndiri tp u/ kpentingan masyarakt.perjuangan trsbt jg mmbutuhkan bnyk pgrbanan mis : dipenjara, di asingkn,dibuang ke daerah lain

2) kegunaan instruktif (mberi pgajaran)
      brmksud mberikan plajarn mgenai suatu ktrampilan/pengetahuan (intruksi). Misalnya dlm pengajarn slh satu kjuruan/ktrampilan sperti teknologi,prsenjataan,jurnalistik,taktik militer dll

3) kgunaan inspiratif (mbri ilham)
        tindakn kpahlawnan & pristiwa2 gmilang dimsa lmpau dpt mgilhami kita agar mnctuskn pristiwa bsr jg. Studi sejarah pd satu sisi dpt dmgerti u/ mndptkn ide2 maupun knsep yg berguna dlm pmcahan mslah msa kni di lain pihak pnting u/mndptkn inspiratif(ilham)& smangt u/mwjudkn identitas sbg sbuah bgsa yg brada di antara bgsa lain

Cntoh :
a)candi2 yg dbangun o/ para raja,relief2nya dpt mmberikan inpirasi bgi pengmbagn sni rupa
b)Mode pkaian
c)Bangunan2 fisik :restoran,hotel,tmpat hiburan
d)Alat2 yg dgunakn : meja,kursi,dinding

4) kgunaan rekreatif (mbri ksenangn)
        brawal dr mkna sejarah sbg suatu krya seni,sejarah dpt mbwa pmikirn&byangan seorang pmbca pd suatu era dmn suatu pristiwa lama trjd shinga pmbca seakan mngetahui pristwa itu scr lngsung.
    dgn kata lain blajr sejarah mnjadikn kita bijaksana,terhibur, brwawasn luas,mmliki smgt patriotisme yg tinggi

Dgn dmikian kita akn mmiliki karakteristik sbg mnusia Indonesia yg :
1)Dpt brgaul antar bngsa
2)Cinta tnah air & bngsa
3)Mnyenangi iptek
4)Dsiplin & mnghargai wktu
5)Suka bkerja keras
6)Mmliki ktrampilan tinggi

demokratis
8) sadar & mghormati hkum
9) hemat & produktif
10) kreatif & inovatif
11) trbuka trhdap kmajuan
12) mmpu bkerja sama

5) mbrikn ksadaran wktu
       yg dmksud adlh khidupn dgn sgala prubahan,pertumbuhn,& prkmbangn yg trus brjln( ksadrn gerak sejarah).ksadarn trsbut mmandang pristiwa sejarah sbg sesuatu yg trus brgrak dr masa silam brmuara ke msa kni & brlnjut ke masa dpn

6) Mperkukuh rasa kbangsaan (nasionalisme)
    sbg cntoh bgsa Indonesia mmiliki zaman ke emasn pd jamn sriwijaya, mataram hindu budha, & majapahit n pnah mgalami msa pnjjahan slama ratusan taun. Prjlnn sejarah trsbut mnjd ingatn kolektif yg pdt mnimbulkn rsa solidaritas n mprtebal smagat kbangsaan

Masy. Prasejarah dlm mwariskan masa lalunya dilakukn dgn berbagai cara :
a)Mlalui platihan : dgn mgajarkn apa yg dmliki o/ gnerasi sblmnya kpd gnerasi brikutnya
     hal ini dilakukn nenek moyang brhubgn dgn mslh ekonmi, sosial, maupun kpercayaan
Mslh eknomi : pmbuatn brang,batu,logam,agar dpt dperjual belikn



Masalah sosial : bhub dgn status sosial mlalui platihn kpemimpinan yg dtrunkn dgn cara yg dmokratis.
Masalah kpercayaan : pembuatan menhir, dolmen atau nekara
b) Mlalui karya2 yg brupa alat2 khidpn,sarana ibadah, upacara2 tradisional, lagu2, tarian, dongeng, n pmbuatan alat n bangunan



Tradisi lisan antara lain : mitos,legenda, n dongeng.
Dlm bntuk mitos n legenda sulit memishkn antra fakta dgn kpercayaan yg dtafsirkn o/masy sblm mgenal tlisan


Tradisi khidupn masy.prasejarah/pra-aksara dr hasil kebudayaan dibedakn mjd 4



a.Zaman hidup brpindah2 (nomaden)
  mnusia purba blm mgenal cra brcocok tnam, sgt trgntung pd alam. Keadaan sprti ini dknal dgn msa food gathering (masa mgumpulkn mkanan)
b. Zaman hidup mnetap
  pada zman ini mnusia brpola hidup food producing, yakni mgusahakn bercocok tanam dgn mmnfaatkn ladang






c) Zaman megalitikum :
  alat2nya trbuat dr batu bsr sperti menhir,dolmen, sarkofagus.
  menhir : tugu batu bsr sbg tmpat pmujaan roh nenek moyang
  dolmen : meja bsr yg trdpt di bondowoso jatim
  sarkofagus : peti batu bsr yg trdpt di Sulawesi (waruga)
 


Zaman logam : jman ini dknal dgn jman kmahirn teknologi,mrk sdh mampu mbuat alat dr logam (budaya dongson). Jnis bnda yg dtinggalkn :
-Nekara (bali,pulau roti,alor,kei,n papua)
-Kapak corong/kapak sepatu (sumatra,jawa,bali,pulau selayar,n papua)
-Arca perunggu (riau,bogor)
-Perhiasan dr perunggu,besi,n manik2




2) Tradisi sejarah pd masy.sblm mgnal tlisn
  pgertian tradisi brkaitn dgn hal2 :
-Msa lampau/sejarah
-Kbudayaan
-Pelestarian kbudayaan
-Cara n proses pnerusn kbudyaan dr gnerasi dahulu ke gnersi slanjutnya


Cntoh tradisi lisan yg trpnting :



a) Crita rakyat :
Dr smua jnis tradisi lisan,crita rakyat adh yg pling bnyk dteliti o/para ahli. Mnrt William R.Boscom crita rkyat trdiri ats 3 jnis yaitu mitos,legenda,n dongeng
b) pribahasa(ungkpn trdisional) :
Mnrt Cervantes : kalimat pndek yg disarikn dr pglmn yg pnjang




Mnrt Bertrand Russel : kbijksanaan orang bnyak yg mrpkn kcerdasan seseorang,mskipun ungkpn tradsional mrpkn mlik suatu kolektif,namun yg mguasainya scr aktif hanya bbrapa orang
Misalnya : pepatah bali “ yen melali aluthan dan takhut selem,yg artinya brani brmain dgn arang, jgn tkut mnjd hitam, jika kita brani mghadapi bahya kita jg hrs brani mghadapi resikonya





c) Nyanyian rakyat :
Mnrut Jan Harold Brunvand nyanyian rkyat adlh slh satu bntuk folklore yg terdiri dr kata2 n lagu2 yg bredar scr lisan di antara anggota masy.& brmcam bntuknya .
Nyanyian rakyat trdiri atas nyanyian yg dpt mgugah smgt n nyanyian permainn


Khidupn prasejarah mgalami perkembngn, brlangsung dr yg sderhana sampai yg kompleks. Mnrt Brandes ada 10 unsur kbudyaan



Unsur2 kbudayaan trsebut :
Pertanian,kmampuan berlyar, mgenal astronomi, sistem macapat, ksenian wayang, seni gamelan, seni mbatik, sistem kmasyarakatn, sistem ekonomi, sistem kpercayaan



Jejak sejarah yg trdpt dlm folklore,mitologi,legenda,upacara, & lagu dr brbagai mcm daerah di Indonesia



Slain jejak brupa benda, pd masa prasejarah jg brkmbang informasi/ jejak sejarah yg brsifat lisan yaitu folklore,mitologi,legenda,n lagu daerah
a)Folklore :
  adat istiadat tradisional n crita rakyat yg dwariskn  scr trun tmurun & tdk dbukukan mrpkn kbdayaan kolektif yg trsbar n dwariskn trun tmurun.




b) Bag dr kbdyaan yg dsbarkn n dwariskn scr tradisional, baik dlm bntuk lisan maupun cntoh yg dsertai dgn gerak isyarat/alat bntu pengingat
Dlm mmpelajari kbudayaan kita mgenal 7 unsur kbudayaan yaitu :
-Sistem mata pncaharian hidup (ekonomi)
-Sistem pralatan n perlengkapn hdup (teknologi)
-Sistem kmasyarakatn



-Bahasa
-Ksenian
-Sistem pngetahuan
-Sistem religi
Mnrt koentjaraningrat stiap unsur kbudayaan universal trsbt mmpunyai 3 wjud :
1)Wjud sistem budaya : brupa gagasn,kpercayaan,nilai2,norma,ilmu pgetahuan,dsb





2) Wjud sistem sosial : brupa tindakan sosial,prilaku yg brpola(upacara,kbiasaan,tata cara dsb)
3) Wjud kbudayaan fisik
Jan Harold brunvand (ahli folklore AS) mmbagi folklore dlm 3 klmpok bsr brdsr tipe yaitu :
Folklore lisan, sebagian lisan,bkn lisan
1)Folklore lisan dknal jg sbg fakta mental (mentifact)yg mliputi :
   a) bhsa rakyat sprti logat bhsa(dialek)



b) ungkpn tradisional : pribahasa n sindiran
  c) pertanyaan tradisional ( teka teki)
  d) sajak n puisi rakyat : pantun n syair
  e) crita prosa rakyat, dbgi dlm 3 golongan bsr yaitu : mite (myth),legenda(legend),n dongeng
  f) nyanyian rakyat :
2) Folklore sebagian lisan dknal jg sbg fkta sosial (sosiofact) yg mliputi :
   a) kpercyaan n takhayul
  
b) ungkpn tradisional : pribahasa n sindiran
  c) pertanyaan tradisional ( teka teki)
  d) sajak n puisi rakyat : pantun n syair
  e) crita prosa rakyat, dbgi dlm 3 golongan bsr yaitu : mite (myth),legenda(legend),n dongeng
  f) nyanyian rakyat :
2) Folklore sebagian lisan dknal jg sbg fkta sosial (sosiofact) yg mliputi :
   a) kpercyaan n takhayul
  
b) Prmainan n hiburn rkyat stempat
  c) Teater rakyat
  d) Tari rkyat
  e) Adat kbiasaan
  f) Upacara tradisional
  g) Pesta rakyat tradisional
3) Folklore bkn lisan jg dknal sbg artefak yg mliputi :
  a) arsitektur bangunan rmh yg tradisional
  b) seni krajinan tgn tradisional



c) pkaian tradisional
  d) obat2n rakyat
  e) alat2 musik tradisional
  f) praltn n snjata yg khas tradsional
  g) mkann n minumn khas daerah





b) Mitologi
  mitos or mite(myth) : crita prosa rkyat yg dtkohi o/para dewa or makhluk stngh dewa yg trjd ddunia lain (kayangan) pd masa lampau n dianggap bnr2 trjd o/ yg empunya crita/penganutnya
c) Legenda :
  crita prosa rakyat yg dianggap o/ yg empunya crita sbg suatu yg bnr2 trjd. OKI lgenda sring kali dpndang sbg sejarah kolektif (folkstory)


Jan Harold Brunvand mggolongkn legenda mjd 4 klmpok yaitu :



1) Legenda keagamaan (religious legends)
  legenda orang2 yg di anggap suci/saleh
2) Legenda alam gaib ( supernatural legends )
  biasanya berbntuk kisah yg dianggap bnr2 trjd n pnah di alami seseorang. Fungsiny adlh u/ mneguhkn kbnran takhayul/kpercayaan rakyat
 




3) Legenda perseorangan ( personal legends )
  mrpkn crita mgenai tkoh2 ttntu yg di anggap bnr2 trjd
4) Legenda setempat ( local legends)
  adlh crita yg berhubungn dgn suatu tmpat,nama tmpat,n bntuk topografi, yaitu bntuk permukaan suatu tmpat, brbukit2,berjurang dsb





dongeng adlh cerita prosa rakyat yg tdk di anggap bnr2 trjd     ( dongeng dcritakn u/ hiburn,ada jg yg mlukiskn kbnran, berisikn plajrn moral,bhkn sindirn)
  1) dongeng biasa : jnis dongeng yg dtokohi mnusia n biasanya adalh kisah suka duka seseorang
  2) dongeng binatang : yg dtkohi oleh binatng, baik bnatang pliharaan maupun binatang liar



1) Upacara perkawinan
      upacara ini telah dilakukan dr dlu smpe skrng,perkawinan mempertemukan dan mgawali hubungan keluarga,masing2 daerah mempunyai adat sendiri
2) Upacara pengukuhan
       krn kepala suku memegang peranan penting sebagai pelindung kelompok dari berbagai ancaman n hrs ahli dlm upacara pmujaan,pnempatn rmh,n pmbukaan ladang



3) Upacara penguburan
      merpkn bntuk upacara yg prtma kali dikenal dlm khidupn sblm mgenal tulisan,upacara pguburan mmunculkan kpercayaan bhwa roh orang mninggal akan pergi ktempat yg tdk jauh dr lingkungn dmn ia pnah tinggal  
Lagu rakyat Adlh slh satu bntuk folklore yg trdiri dr kta2 n lagu, yg beredar scr lisan diantara masy trtentu n brbntuk trdsional serta bnyk mmliki varian


Perkembngn sejarh masy stlh mengenal tulisan



Pngaruh kebudyaan Hindu Budha
a) Bhasa n tulisan yaitu prasasti
1)Prasasti kerajaan Kutai
       terletak diskitar aliran sungai Mahakam, Kaltim. Prasasti ini berbntuk tugu/yupa yg berbhasa sanskerta n huruf pallawa dlm slh satu prasasti dinyatakan dlm nama2 raja sprti Kudungga,Aswawarman,n Mulawarman sbg prigatn upcara kurban
 




2) Prasasti kerajaan Tarumanegara
      a) prasasti ciaruteun/ciampea (Bogor)
      b) prasasti kebun kopi (Bogor)
      c)  prasasti tugu (Cilincing,Jakarta)
      d) prasasti muara cianten ( Bogor )
      e) prasasti jambu ( leuwiliang )
      f) prasasti lebak ( banten )



3)Prasasti kerajaan Sriwijaya
      a) prasasti kedukan bukit
      b) prasasti talang tuwo
      c) prasasti telaga batu
      d) prasasti kota kapur
      e) karang berahi



4)Prasasti kota Kapur n Karang berahi
      isi prasasti mbwa pd ksimpulan :
a)Prasasti kedukan bukit,talang tuo,telaga batu yg ditemukan di dkt palembang mnceritakn brdirinya krajaan sriwijaya pd thn 683 M
b)Prasasti kota kapur n karang berahi yg dtmukan di Bangka n Jambi mncritakn wilayah kekuasaan Sriwijaya smpai ke pulau bangka n Melayu 




b) Seni sastra (kesusastraan)
     pd awalnya karya sastra ini dtulis di atas daun lontar yg bila rusak sll dperbaiki, krya sastra ini brbentuk puisi,kakawin,prosa
Karya sastra yg dmksud antara lain :
1)Kitab kakawin bharatayudha
2)Kitab kakawin hariwangsa & gatotkacasraya
3)Kitab sutasoma dll



Krya sastra babad adalah
1)Babad tnah jawi
2)Sejarah melayu
3)Babad cirebon
4)Bustanul salatin
5)Babad giyanti



Karya sastra berupa syair pninggalan sejarah islam di Indonesia
1)Syair abdul muluk
2)Gurindam dua belas
3)Suluk sukarsah
4)Suluk wijil
5)Suluk karya hamzah fansuri
6)Suluk malang sumirang


Perkembangan pnulisan sejarah Indonesia



Scr garis bsr ada 4 jnis pnulisn sejarah Indonesia
a)Pnulisan sejarah (historiografi) tradisional
      dlm historiografi tradisional trjalinlah dgn erat unsur-unsur sastra,sbg karya imajinatif n mitologi sbg pndangan hidup yg dkisahkn sbg uraian peristiwa pd masa lampau,trcermin dlm babad/hikayat




) Pnulisan sejarah (historiografi) kolonial
     historiografi kolonial ini tdk lepas dr kpentingan pguasa kolonial, dengan sendirinya mnonjolkn peranan bngsa Belanda n mmberi tekanan pd aspek politik n ekonomi
c) Pnulisan sejarah (historiografi) nasional
    pnulisan sejarah yg mgungkapkn kberadaan bngsa Indonesia setelah Indonesia merdeka



d) Pnulisan sejarah (historiografi) modern 
     yg mndorong tumbuhnya historiografi modern ini adalh :
   1) ktepatan teknik dlm usaha untuk mndptkn fakta sejarah scermat mungkn
    2) mngadakan rekontruksi sbaik mungkn serta mnerangkannya stepat mgkin


Prosedur kerja sejarawan u/mnuliskn kisah masa lampau brdsrkn jejak yg dtinggalkn o/msa lmpau



1.Mncari jejak masa lampau
2.Mneliti jejak2 scr kritis
3.Berdsrkn info yg dperoleh dr jejak2 itu brusaha mmbayangkn bgaimn gmbrn msa lampau
4.Mnyampaikn hsil2 rekontruksi imajinatif msa lampau itu,sehingga sesuai dgn jejak2 nya maupun imajinasi ilmiah



Seorang sejarawan pemula dpt berpengang pd empat prangkat prtanyaan yaitu



1)Perangkat pertanyaan brsifat geografis (di mana)
2)Prangkat pertanyaan bersifat biografis ( siapa)
3)Prangkat pertanyaan yg brsifat kronologis (kpn/ bgaimna)
Prangkat prtnyaan yg bersifat fungsional/okupasional (apa/ lingk. Mnusia mna yg paling mnarik


Cara kerja or langkah2 metode sejarah antara lain




1)Heuristik
      adlh metode pnelitian yg cermat u/ mnghimpun jejak2 sejarah or mngumpulkn dokumen2 agar dpt mngetahui pristiwa bersejarah msa lmpau
2)Kritik or analisis
       metode u/ mnilai sumber2 yg kita btuhkan guna mngadakan pnulisn sejarah
3)Interprestasi
       pnafsiran kmbali trhdap suatu pristiwa sejarah lalu mmberikan pndangan/pndapat teoritis yg ilmiah
4)Historiografi
        pnulisan sejarah
B.Mnerapkan prinsip sbab akibat dlm pnelitian sejarah lisan

Sejarah lisan mpunyai klebihan sbg brikut :
1.Pngumpulan data dlm sejarah lisan dilakukan dgn komunikasi 2 arah,shingga mmungkinkn sejarawan dpt mnanyakan lngsung bag. Yg krg jls pd narasumber
2.Pnulisan sejarah mnjd lbih demokratis krn mmungkinkan sejarawan u/ mggali informasi dr smua golongan rakyat
3.Mlengkapi kkurangan data/info yg blm trmuat dlm dokumen


Kekurangan sejarah lisan :
    1. trbatasnya daya ingat seorang pelaku/saksi sejarah trhadap suatu peristiwa
    2. subyektifitas dlm pnulisan sejarah sgt tinggi
hal2 yg perlu dperhatikan dlm mlakukn pnelitian sejarah lisan sbb :
    1. sumber dr pelaku sejarah 
        mrk yg terjun/berkcimpung lngsung dlm sebuah pristiwa sejarah

2. Sumber dr saksi sejarah
     seseorang yg prnah mnyaksikan/mlihat sebuah pristiwa ktika berlngsung
3. Tmpat pristiwa sejarah
     dpt berupa nama jln,gedung,gunung,jembatan,sungai,lapangan,
     alun2,desa,kabupaten or kota
4. Latar belakang pristiwa sejarah
     adalh penyebab pristiwa sejarah terjd n berlngsung
5. Pengaruh serta akibat dr pristiwa sejarah
     dgn mngetahui seluk beluk sejarah kita akan lbih bijak dlm mlihat n myikapi sgala pristiwa yg telah n sdang trjd

C. Prinsip kronologis dlm kajian sejarah

Kronologi dlm pristiwa sejarah dmulai dgn pnyajian mngenai latar blkang terjdnya suatu pristiwa, di ikuti dgn proses trjdnya pristiwa, & di akiri dgn deskripsi mngenai akibat pristiwa mnurut urutan tanggal,bln,taun.
Untuk mndptkn pmahamn yg baik mk dlm mmpelajari sejarh hrs diperhtikn urutan kjadian or kronologinya

Periodisasi
-pembagian zaman,periode,masa bdsrkan ciri” budaya yg kuat
-Rangkaian peristiwa mnrut urutan jamannya
-Pengelompokan pristiwa sejarah ke dlm jamannya


Kronologi
-Penyusunan sjumlah kjadian/pristiwa mnrut urutan wkt nya
-Urutan pristiwa sejarah yg trjdi
Historiografi : penulisan sejarah
-Histori : sejarah
-Grafi : penulisan

Periodisasi dlm ilmu sejarah indonesia :
1)Jaman prasejarah (jaman proto)
2)Jaman sejarah
Jaman prasejarah : jaman manusia sblm mngenal tlisan

Pnelitian zaman prasejarah brdsrkn pd pningalan benda2 purbakala yg mcamnya :
1.Artefak : smua benda yg jls mperlihatkn hsil garapn sebagian/seluruhnya sbg pengubahan sumber alam o/tangan mnusia
2.Fiture : artefak yg tdk dpt dipindahkn tnpa mrusak tmptnya
3.Ekofak : benda dr unsur lingk. biotik n abiotik

4) Situs : bidang tanah yg mngandung pninggalan purbakala
Zaman sejarah trbgi mnjd 3 zaman yaitu :
1)Zman kuno dmlai sjak krajaan trtua smpai abad ke 14 dmasa2 berkmbangnya kebudyaan Indonesia yg dipgaruhi agama hindu n budha
2)Zman Indonesia baru mlai abad ke 15- abad 18 yg mbicarakan msa brkmbangnya budaya islam pd abad 18 

3) Zaman indonesia modern dmlai sejak pmerintahn Hindia Belanda, Indonesia merdeka – sekarang
Kronologi  dlm ilmu sejarah Indonesia
Dsr yg dgunakan dlm penyusunan kronologi menyangkut bbrapa aspek d antaranya :
a.Prkmbangan pradabn
b.Segi kbudayaan
c.Agama yg msuk Indonesia
d.Penguasa yg mmgang kndali pmerintahan
 

Cntoh kronologis kdtangan bngsa Spanyol n Portugis ke Indonesia :
a)Thn 1511 Portugis mndarat di Malaka dipimpin o/ Alfonso d’Albuquerque
b)Thn 1512 Portugis tlah brhsil mnduduki Maluku
c)Thn 1521 Spanyol tiba di kepulauan Maluku dbwah pimpinan Sebastian d’ Elcano

d) Thn 1529 dilakukan prjanjian Saragosa yg brisi pmbagian kkuasaan antara Portugis n Spanyol
Historiografi  dlm ilmu sejarah :
1)Historiografi tradisional
  - pd awalnya pnulisn sejarah dipicu o/ prtanyaan ttg jati diri n asal usulnya
  - mlailh sebagian org mnuliskn n mndokumentasikn brbagai mcm pristiwa dlm brmcm2 bntuk
 

- krn sejarah itu penting
- mrk kmdian mncritakan pd gnerasi brikutnya agr mrk mengetahui jati dirinya mskipun tdk seakurat skrang
2) Historiografi kolonial
     pnulisn historiografi ini tdk lepas dr kpntingan kolonial ( pmerintahn kolonial Belanda brkuasa di Ind). Misalnya dlm sudut pndang kita perlawanan P. Diponegoro br7an mnegakkn keadilan, kbenaran, n cinta tnah air sdangkn dr sudut pndang mrk danggap sbg penghianatn n pmberontkn, dgn dmikian pnulisan trgntung dr pihak mn yg menlis


Historiografi modern :
Mnerapkn metode yg kritis dgn teknik pnelitian n pengunaan ilmu2 bntu, scr berthap ilmu2 bntu brmunculn mlai dr epigrafi smpai dgn numismatik dsb. u/ mndptkan sumber2 yg akurat,agar pd saat mlakukan rekontruksi mndpt ksimpuln yg tpat.

Historiografi nasional :
Mncul stlh rvolusi kmerdekaan Ind. Dgn mksud 1) mnganti n mrevisi brbagai pnulisan sejarh yg dilakukan pd zman kolonial Belanda, brsifat mnonjolkn kpentingan pnjjah sja. 
  2) mnuliskan brbgai pristwa sjarh yg di alami bngsa Ind. Agar bngsa kita mpnyai jati diri n identitas nasional

Dari bahasa arab : syajaratun ->pohon kayu
Pohon -> simbol kehidupan
Bahasa arab lain yg artinya hampir sama dgn syajaratun diantaranya adalah :  
1)Silsilah : keluarga & nenek moyang
2)Riwayat :cerita yg diambil dr kehidupan seseorang/ keluarga
3)Hikayat : cerita ttg khdupan mnusia, sbg objeknya (biografi)
4)Tarikh/kisah : cerita ttg kjdian yg bnr2 tjd pd msa lampau

1)Bhs Jawa : babad (memangkas)
2)Bhs Minang : tambo
3)Bhs Inggris : history
4)Bhs Jerman : geschichte
5)Bhs Belanda : gechiedenis
6)Bhs Prancis : historie/ I’hisrorie
7)Bhs Rusia : istorya



Menurut beberapa ahli :
1)Edward H. C : suatu proses interaksi antara sejarawan dgn fakta2 yg ada pdnya
2)Robert V.D : kenangan dr tumpuan masa silam
3)John Tosh : memori kolektif, sumber pengalaman melalui pengembgn suatu rsa identitas sosial & prospek orang2 pd masa yg akan dtang
4)J.Bank : smua kjadian /peristiwa masa lampau 
E

Beverley Southgate : suatu studi masa lampau,
6) Robin Wink : studi ttg manusia dlm khidupan masy.
7) Sir Charles Fith : rekaman perubahan masy.yg terus mnerus




Sejarah sbg kisah : crita brupa narasi yg disusun dr memori,kesan, atau tafsiran mnusia trhadap kjadian/pristiwa yg trjd pd msa lmpau/sjarah serba subyek
Secara tulisan,kisah dpt dilihat dlm bntuk buku,majalah/surat kbr
Secara lisan,kisah dpt diambil dr ceramah, perckapn/plajaran di sekolah




Sejarah sbg kisah dpt diartikan sbb :
a)Aliran sejarah yg ingin mnjlskn sejarah yg brkaitan dgn motivasi manusia yg hidup pd wkt lampau
b) Sejarah yg dikisahkn o/ si pnutur sejarah baik sejarawan maupun si penyaji sejarah sbg peristiwa yg lainya
c) Sejarah yg bersifat subyektif,yaitu sejarah yg tlah mndptkan pnafsiran dr penyusun cerita sejarah (sejarawan/historicus)





Contoh subyektivitas dlm sejarah kisah
Ketika mewawancarai antara orang yg
1)Prnah mgalami/mlihat BLA
2)Slh seorang prajurit yg trlibat perang BLA
Berdsrkn pnuturan kedua orang trsbut pasti trdpt perbedaan, perbedaan itu muncul krn si pnutur mberikn keterangn trhdap pristwa yg di ucapkn



1.Sumber sejarah
  mnrt Moh.Ali adh : sgala s’suatu yg brwjud n tdk brwjud yg brguna bgi pnelitian sejarah sjak jman purba- sekarang
  mnrt Moh.Yamin : kumpuln bnda kbudyaan u/mmbuktikan sejarah



About

Fast Payday
Powered by: Fast payday loans